Showing posts with label Learning. Show all posts
Showing posts with label Learning. Show all posts

Tuesday, November 12, 2013

Program Pascal
4/ 5
Oleh
sholikhuidn-arif.blogspot.com | Selamat pagi sahabat blogger, lama gak update, bukan berarti kalau sholikhudin-arif.blogspot.com sudah fakum. Tapi kali ini saya akan posting sebuah materi ICT yang bertemakan pascal. Mungkin ada yang belum tau apa itu pascal ? Oke ane kasih tau langsung aja ! Pascal merupakan sebuah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, (seorang anggota International Federation of Information …
Program Pascal
Program Pascal

Program Pascal

sholikhuidn-arif.blogspot.com | Selamat pagi sahabat blogger, lama gak update, bukan berarti kalau sholikhudin-arif.blogspot.com sudah fakum. Tapi kali ini saya akan posting sebuah materi ICT yang bertemakan pascal. Mungkin ada yang belum tau apa itu pascal ? Oke ane kasih tau langsung aja ! Pascal merupakan sebuah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, (seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971). Dengan mengambil nama dari matematikawan prancis, Blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghitung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman Komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu. Agar gak pada penasran ane kasih tau aja langsung. Ane mulai dari yang sederhana biar afdhol !
1.      Program Pascal Sederhana
Program pascal yang paling sederhana adalah program yang hanya terdiri dari sebuah
bagian pernyataan saja.

Begin
End.

Bentuk umum dari bagian pernyataan adalah :

Begin
 Statement;
End .
Contohnya :

Begin
 Writeln ( ‘Saya pascal’ );
 Writeln ( ‘--------------‘ )
End .

Outputnya : Saya pascal
   ---------------
2.      Deklarasi Label
Jika program menggunakan statement Goto untuk meloncat ke suatu statement yang
tertentu, maka dibutuhkan suatu label pada statement yang dituju dan label tersebut harus
di deklarasikan terlebih dahulu pada bagian deklarasi. Menggunakan kata cadangan
Label diikuti oleh kumpulan identifier label dengan dipisahkan oleh koma dan diakhiri
dengan titik koma.
Contoh :
Label      
100, selesai ;
Begin
 Writeln ( ‘Bahasa’ ) ;
 Goto 100 ;
 Writeln ( ‘Cobol’ ) ;
100 :
 Writeln ( ‘Pascal’ ) ;
 Goto selesai ;
 Writeln ( ‘Fortran’ ) ;
Selesai :
End .
Output : Bahasa
  Pascal
3.      Deklarasi Prosedur
Prosedur merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkan dimanapun
didalam program. Prosedur dibuat sendiri bilamana program akan dibagi-bagi menjadi
beberapa blok-blok modul. Prosedur dibuat didalam program dengan cara
mendeklarasikannya dibagian deklarasi prosedur. Menggunakan kata cadangan
Procedure.
Contoh :
Procedure tambah ( x, y : integer ; var hasil : integer ) ;
Begin
 Hasil : = x + y ;
End ;
{program utama}
var
 z : integer ;
Begin
 Tambah ( 2, 3, z ) ;
 Writeln ( ‘ 2 + 3 = ‘, z );
End .

Output : 2 + 3 = 5
source: http://detty.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/4938/KONSEP+DASAR+PEMROGRAMAN+PASCAL.pdf
Nah itu hanya sekilas dari pascal untuk materi selanjutnya akan ane bagikan di pertemuan selanjutnya.
Jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog saya.
Semoga Bermanfaat, ^_^


  

Tuesday, March 5, 2013

Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal
4/ 5
Oleh
Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal - Sholikhudin Arif | Karena mendapatkan tugas untuk mencari Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal  maka pada artikel kali ini saya akan memberikan Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal.Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita menjumpai istilah-istilah yang berhubungan dengan keuangan, baik melalui …
Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal
Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal

Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal


Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal - Sholikhudin Arif | Karena mendapatkan tugas untuk mencari Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal  maka pada artikel kali ini saya akan memberikan Pengertian Inflasi, Deflasi, Devaluasi, Revaluasi, Depresiasi & Fiskal.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita menjumpai istilah-istilah yang berhubungan dengan keuangan, baik melalui berita, komunikasi sehari-hari ataupun melalui farum-forum diskusi. Istilah-istilah tersebut seperti deflasi, defresiasi, apresiasi, inflasi terbuka, sanering, revaluasi, inflasi dan masih banyak lagi.

Istilah - istilah yang berhubungan dengan keuangan : 

1. DEFLASI, daya beli uang yang mengalami peningkatan, karena jumlah uang yang beredar relatif lebih sedikit dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Tujuan dari devaluasi adalah untuk meningkatkan ekspor barang, neraca pembayaran menjadi surplus.

2. DEFRESIASI, penurunan nilai tukar mata uang terhadap mata uang asing yang terjadi di pasar uang.

3. APRESIASI, kenaikan nilai tukar suatu mata uang terhadap mata uang asing yang terjadi di pasar uang.

4. INFLASI TERBUKA, keadaan dimana harga-harga bergerak tak terkendali, serta terdapat kelebihan permintaan terhadap barang.

5. SANERING, pemotongan nilai mata uang yang dilakukan oleh pemerintah.

6. REVALUASI, kebijakan pemerintah untuk menaikan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing.

7. DEVALUASI, kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing dengan sengaja. Deflasi dapat di atasi dengan cara pemerintah menambah pembelanjaan, masyarakat menambah pengeluaran.

8. INFLASI, diartikan sebagai kecenderungan kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang berlangsung secara terus-menerus akibat tidak seimbangnya arus barang dan arus uang.

9. KEBIJAKAN MONETER, segala kebijakan pemerintah di bidang moneter dengan tujuan menjaga kestabilan moneter untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

10. KEBIJAKAN FISKAL, kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan pajak, pengaturan pemasukan dan pengeluaran pemerintah dan kebijakan pinjaman pemerintah.

11. KEBIJAKAN NON MONETER, kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan peningkatan produksi, kebijakan upah buruh dan pengawasan harga.

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2182834-pengertian-inflasi-deflasi-devaluasi-revaluasi/#ixzz2MmHKXgLJ

Monday, March 4, 2013

Cara Menghitung Indeks Harga Dengan Berbagai Metode
4/ 5
Oleh
Metode Menghitung Indeks Harga - Sholikhudin Arif | Karena mendapatkan tugas untuk menghitung indeks harga dengan berbagai metode, maka pada artikel kali ini saya akan memberikan sebuah cara menghitung indeks harga dengna berbagai metode.Metode Menghitung Indeks HaragaPenghitungan angka indeks dapat dilakukan dengan beberapametode. Oleh karena itu, perlu dilakukan pilihan yang tepat agar tujuan angka indeks yang telah ditetapkan dapat tercapai.…
Cara Menghitung Indeks Harga Dengan Berbagai Metode

Cara Menghitung Indeks Harga Dengan Berbagai Metode


Metode Menghitung Indeks Harga - Sholikhudin Arif | Karena mendapatkan tugas untuk menghitung indeks harga dengan berbagai metode, maka pada artikel kali ini saya akan memberikan sebuah cara menghitung indeks harga dengna berbagai metode.

Metode Menghitung Indeks Haraga

Penghitungan angka indeks dapat dilakukan dengan beberapa metode. Oleh karena itu, perlu dilakukan pilihan yang tepat agar tujuan angka indeks yang telah ditetapkan dapat tercapai. Pada dasarnya terdapat dua metode penghitungan angka indeks yaitu sebagai berikut.

a. Angka indeks sederhana atau angka indeks tidak ditimbang (simple agregative methode) dibagi dalam bentuk agregatif sederhana dan rata-rata harga relatif atau agregative relative.

b. Angka indeks yang ditimbang, dibagi menjadi bentuk agregatif sederhana dan rata-rata harga relatif tertimbang.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan pembahasan berikut ini.

a. Indeks Harga Tidak Tertimbang dengan Metode Agregatif Sederhana.
Angka indeks yang dimaksud dalam penghitungan indeks harga tidak tertimbang meliputi indeks harga, kuantitas, dan nilai. Marilah kita simak pembahasannya masing-masing.

1) Angka indeks harga (price = P)
Keterangan:
IA = indeks harga yang tidak ditimbang
Pn = harga yang dihitung angka indeksnya
Po = harga pada tahun dasar

Contoh:
Berdasarkan data di atas, maka angka indeks harga tahun 2004 adalah:
IA = 1.500/1.300 x 100 = 115,38%
Jadi, harga tahun 2004 mengalami kenaikan sebesar 15,38%.

2) Angka indeks kuantitas (quantity = Q)
Keterangan:
IA = indeks kuantitas yang tidak ditimbang
Qn = kuantitas yang akan dihitung angka indeksnya
Qo = kuantitas pada tahun dasar

Contoh:
Berdasarkan data di atas, maka angka indeks kuantitas tahun 2004 adalah:
IA = 1000/800 x 100 = 125%
Jadi, pada tahun 2004 terjadi kenaikan kuantitas sebesar 25%.

3) Angka indeks nilai (value = V)
Keterangan:
IA = angka indeks nilai
Vn = nilai yang dihitung angka indeksnya
Vo = nilai pada tahun dasar

Penghitungan angka indeks dengan metode agregatif sederhana mempunyai kebaikan karena bersifat sederhana, sehingga mudah cara menghitungnya. Akan tetapi, metode ini mempunyai kelemahan yaitu apabila terjadi perubahan kuantitas satuan barang, maka angka indeksnya juga akan berubah.

b. Angka Indeks Tertimbang
Penghitungan angka indeks tertimbang dapat kamu lakukan dengan beberapa metode. Simaklah penjelasannya masing-masing pada pembahasan berikut ini.

1) Metode agregatif sederhana
Angka indeks tertimbang dengan metode agregatif sederhana dapat dihitung dengan rumus seperti di bawah ini.
Keterangan:
IA = indeks harga yang ditimbang
Pn = nilai yang dihitung angka indeksnya
Po = harga pada tahun dasar
W = faktor penimbang

Contoh penghitungan angka indeks harga dapat kamu lihat pada tabel berikut.



Berdasarkan data di atas, maka angka indeks harga tahun 2004 dapat dihitung dengan cara:
 Jadi, pada tahun 2004 terjadi kenaikan harga 10,61%.

2) Metode Laspeyres
Angka indeks Laspeyres adalah angka indeks yang ditimbang dengan faktor penimbangnya kuantitas tahun dasar (Qo).
 Keterangan:
IL = angka indeks Laspeyres
Pn = harga tahun yang dihitung angka indeksnya
Po = harga pada tahun dasar
Qo = kuantitas pada tahun dasar

Untuk lebih jelasnya tetang penghitungan angka indeks Laspeyres, perhatikan contoh di bawah ini.

Berdasarkan data di atas, maka indeks Laspeyres dapat dihitung sebagai berikut.
IL = 210.000/200.000 x 100 = 105%
Berarti terjadi kenaikan harga sebesar 5% pada tahun 2004.

3) Metode Paasche
Angka indeks Paasche adalah angka indeks yang tertimbang dengan faktor penimbang kuantitas tahun n (tahun yang dihitung angka indeksnya) atau Qn.

IP = angka indeks Paasche
Pn = harga tahun yang dihitung angka indeksnya
Po = harga pada tahun dasar
Qn = kuantitas tahun yang dihitung angka indeksnya

Berikut adalah contoh penghitungan angka indeks tertimbang dengan metode Paasche.
Berdasarkan data di atas, maka indeks Paasche dapat dihitung sebagai berikut.
IP = 242.500/240.000 x 100 = 101,04%
Berarti terjadi kenaikan harga sebesar 1,04% pada tahun 2004.

Dari Metode Laspeyres dan Metode Paasche terdapat suatu kelemahan sebagai berikut.
  • Angka indeks Laspeyres mempunyai kelemahan yaitu hasil penghitungan lebih besar (over estimate), karena pada umumnya harga barang cenderung naik, sehingga kuantitas barang yang diminta mengalami penurunan. Dengan demikian besarnya Qo akan lebih besar daripada Qn.
  • Angka indeks Paasche mempunyai kelemahan yaitu hasil penghitungan cenderung lebih rendah (under estimate), karena dengan naiknya harga akan menyebabkan permintaan turun, sehingga Qn lebih kecil daripada Qo.
Untuk menghilangkan kelemahan tersebut dilakukan dengan cara mengintegrasikan angka indeks tersebut, yaitu dengan menggunakan metode angka indeks Drobisch and Bowley.

4) Metode Drobisch and Bowley

Angka indeks tertimbang dengan Metode Drobisch and Bowley dapat dirumuskan sebagai berikut.

Keterangan:
D = angka indeks Drobisch
IL = angka indeks Laspeyres
IP = angka indeks Paasche

Contoh soal
:
Berdasarkan penghitungan angka indeks Laspeyres dan Paasche, pada soal di atas dapat dihitung besarnya indeks Drobisch sebagai berikut.
Berarti terdapat kenaikan harga 3,02% pada tahun 2004.

5) Metode Irving Fisher
Penghitungan angka indeks dengan Metode Irving Fisher merupakan angka indeks yang ideal. Irving Fisher menghitung indeks kompromi dengan cara mencari rata-rata ukur dari indeks Laspeyres dan indeks Paasche.
Berdasarkan penghitungan angka indeks Laspeyres dan Paasche, maka dapat dihitung besarnya indeks Irving Fisher sebagai berikut.
Berarti terdapat kenaikan harga 3,00% pada tahun 2004.

6) Metode Marshal Edgewarth
Menurut metode ini, angka indeks ditimbang dihitung dengan cara menggabungkan kuantitas tahun dasar dan kuantitas tahun n, kemudian mengalikannya dengan harga pada tahun dasar atau harga pada tahun n.

Angka indeks Marshal Edgewarth dapat dirumuskan sebagai berikut.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan data pada tabel di bawah ini agar kamu dapat mencari angka indeks Marshal Edgewarth.

Berdasarkan data di atas, maka angka indeks Marshal Edgewarth dapat dihitung sebagai berikut.
4. Angka Indeks Rantai
Angka indeks rantai adalah penghitungan angka indeks dengan menggunakan tahun sebelumnya sebagai tahun dasar. Misalnya menghitung angka indeks tahun 2000 dengan tahun dasar 1999, angka indeks tahun 2001 dengan tahun dasar 2000, dan angka indeks tahun 2002 dengan tahun dasarnya 2001.
Indeks rantai dapat dihitung sebagai berikut.
- Indeks tahun 2000 = 500/500 × 100 = 100,00
- Indeks tahun 2001 = 600/500 × 100 = 120,00
- Indeks tahun 2002 = 700/600 × 100 = 116,67
- Indeks tahun 2003 = 800/700 × 100 = 114,29
- Indeks tahun 2004 = 900/800 × 100 = 112,50

Thursday, February 28, 2013

Cerita Rakyat Kebo Kicak Dari Jombang
4/ 5
Oleh
Cerita Rakyat Kebo Kicak Dari Jombang - Sholikhudin Arif | Karena mendapatkan tugas untuk mencari cerita rakyat mengenai kota jombang, maka pada artikel kali ini saya akan memberikan sebuah cerita rakyat dari daerah jombang atau bisa saja disebut daerah asal saya sendiri.

Cerita Rakyat Kebo Kicak
Banteng Tracak Kencana
Mendung gelap menyelimuti Majapahit setelah beberapa genarasi terakhir mengalami perang saudara yang dahsyat. Setelah runtuhnya Ma…
Cerita Rakyat Kebo Kicak Dari Jombang
Cerita Rakyat Kebo Kicak Dari Jombang

Cerita Rakyat Kebo Kicak Dari Jombang

Cerita Rakyat Kebo Kicak Dari Jombang - Sholikhudin Arif | Karena mendapatkan tugas untuk mencari cerita rakyat mengenai kota jombang, maka pada artikel kali ini saya akan memberikan sebuah cerita rakyat dari daerah jombang atau bisa saja disebut daerah asal saya sendiri.

Cerita Rakyat Kebo Kicak


Banteng Tracak Kencana

Mendung gelap menyelimuti Majapahit setelah beberapa genarasi terakhir mengalami perang saudara yang dahsyat. Setelah runtuhnya Majapahit di tangan orang-orang Demak keturunan kerajaan dari Raja Wijaya terpecah ke beberapa daerah salah satu selir dari Raja wijaya terdampar dan tinggal di Jombang, ia tinggal di sebuah desa yaitu desa Karang Jambu. Dari desa inilah sebuah kisah besar terjadi. Arum Sari salah satu selir Raja Brawijaya memilki tiga orang putra yakni Jaka Samar, Jaka Suwana dan Jaka Suwandi. Kisah ini memilki pengaruh besar terhadap nama-nama desa di Jombang.

Rerumputan terlihat hijau di sela-sela pepohonan yang rindang di daerah Jombang bagian utara rumah-rumah masih jarang terlihat di daerah itu hanya beberapa rumah yang jaraknya saling berjauhan. Dari sebuah rumah terdengar suara ribut seperti membahas sesuatu. Jaka Samar salah seorang putra Arum Sari sedang menantang saudaranya untuk latihan bertarung.
“Ayo maju, tunjukkan kemampuanmu? Tantang Jaka samar
“Baik, serang aku! Jawab Jaka suwana
Jaka Suwandi hanya diam dan meperhatikan saudaranya yang sedang berlatih ia lebih senang memperhatikan, keadaan dan sesekali mencabut rumput dan mengikatnya sesekali ia mengambil rumput dan menaruh di mulutnya sambil terus memperhatikan dua saudaranya. kedua anak bersaudara itu memang sudah memperoleh ilmu beladiri dari bapaknya dan juga dari paman dan kerabatnya.
Suatu hari mereka ingin menimba ilmu beladiri dan kanuragan yang lebih tinggi, di daerah Jombang sebelah selatan terdapat seseorang yang terkenal sakti mandraguna mereka ingin menimba ilmu darinya, untuk itu mereka meminta izin kepada Arum Sari ibunya.
“ Bu, kami minta izin untuk pergi ke Sumonyono. Jaka Samar mewakili saudara meminta izin
“untuk apa kalian pergi ke Sumonyono? Tanya Arum Sari
“ Kami ingin belajar ilmu kanuragan kepada Eyang Sandi. Jawab Jaka Samar
“ Setelah kamu memilki ilmu kanuragan, akan kamu gunakan untuk apa ilmu itu? Tanya Arum Sari kepda ketiga putranya.
“ Kami akan menggunakan ilmu itu untuk menolong orang bunda. Jawab Jaka Samar.
“ Baiklah, kuizinkan kalian pergi untuk menimba ilmu, tapi ada syarat yang harus kalian penuhi. Pinta Arum Sari
“Apakah syarat itu bunda? Jaka Suwandi menyahut.
“ Kalian anak-anakku harus patuh kepada Eyang Sandi dan kalian harus rukun sebagi saudara jangan saling menyakiti dan menghina! Ucap Arum Sari
“ Baik bunda, kami akan penuhi syarat bunda. Ketiga anak itu menjawab dengan penuh hormat
Mereka bertiga berjalan melalui jalan kecil bebatuan menuju desa Sumonyono, sampai di desa Sumonyono mereka mencari orang yang bernama Eyang Sandi. Mereka tidak kesulitan menemukan kediaman Eyang Sandi yang dikenal Sakti Mandraguna dan disegani banyak orang, selain sakti Eyang Sandi juga seorang yang ahli agama banyak orang menyebutnya Kiyai Soponyono. Selain tiga pemuda itu banyak juga pemuda yang berdatangan untuk menimba ilmu darinya.

Ketiga pemuda itu berlatih dengan sungguh-sungguh dalam wakt yang singkat Jaka Samar dan Jaka Suwandi sudah menguasai jurus-jurus dasar. Kemampuan mereka lebih cepat dibandingkan murid-murid lain, Eyang Sandi bangga kepada mereka, Jaka Suwanda berbeda ia lebih senang bermain dan jalan-jalan hingga suatu ketika saat sore menjelang malang, matahri mulai redup dan mega merah mulai terurai diufuk barat. Eyang Sandi memanggil semua muridnya untuk berkumpul namun Jaka Suwanda belum kelihatan batang hidungnya, Akhirnya Eyang Sandi memerintahkan Jaka Samar mencarinya.
“ Jaka Samar, kemana Jaka Suwanda? Tanya Eyang Sandi
“ Saya tidak tahu guru. Jawab Jaka Samar
“ Klau begitu carilah dia sampai ketemu! Perintah Eyang Sandi
“ Baik guru. Jawab jaka Samar seraya berdiri meninggalkan balai pertemuan.
Jaka Samar mencari Jaka Suwanda kea rah utara menyusuri sungai sampai disuatu tempat ia melihat seseorang yang sedang mencari ikan di sungai setalah diperhatikan cukup lama Jaka Samar mengetahui kalau dia adalah jaka Suwanda. Jaka Samar mendatanginya.
“ Jaka Suwanda!” Panggil Jaka Samar dengan suara keras.
“ Kanda”. Gumam Jaka Suwanda
“ Kamu tidak tahu kalau sekarang sudah petang?” Hardik Jaka Samar
“ Tahu Kanda”. Jawab Jaka Suwanda
“ Jaran Kecek! Ayo, kita pulang!” ucap Jaka Samar
Sejak kejadian itu nama Jaka Suwanda menjadi Jaran Kecek, semua memanggilnya Jaran Kecek. Jaran adalah nama binatang yang suka berjalan dan Kecek artinya suka bermain di air. Julukan itu kemudian menjadi nama yang biasa digunakan untuk memanggilnya.
Suatu hari Arum Sari kangen kepada ketiga putranya iapun menyiapkan segala sesuatu untuk perbekalan diperjalanan menjenguk putranya yang ada di desa Sumonyono. Ia membawa makanan mentah dan juga makanan untuk dimakan diperjalanan. Dalam perjalanan ia melihat seorang pemuda berjalan dengan cepat ketika disapa ia sudah tidak kelihatan. Arum Sari merasa ada sebuah firasat buruk yang akan terjadi, ia mempercepat langkah kakinya menuju desa Sumonyono. Sampai di desa Sumonyono ia segera masuk ke padepokan Eyang Sandi dan menyatakan hormat kepada Eyang Sandi kemudian mengutarakan maksudnya untuk menjenguk ketiga putranya. Eyang Sandi mempersilahkan Arum Sari mencari putranya di belakang padepokan, ia sedikit lupa wajah putranya setelah diamati ia melihat dua pemuda gagah sedang berlatih bertarung. Salh seorang dari terlihat kewalahan namun pemuda yang satu terus membantainya melihat itu Arum Sari berteriak menghentikan pertarungan itu namun teriakan itu tak diindahkan.
“ Hai kamu manusia, tapi kelakuanmu seperti kerbau! Ucap Arum Sari
Seketika Pemuda yang terus memukul itu menggeliat-geliat dan kepalanya berubah menjadi kepala kerbau. Seorang pemuda mendatangi Arum Sari sambil menangis.
“ Ibu, dia adalah putra ibu, Jaka Samar” kata jaka Suwandi
“ ibu, tolong cabut perkataan ibu supaya ia kembali menjadi manusia” pinya Jaka Suwandi
“ Sabda pandita Ratu, yang terucap tak dapat ditarik lagi karena ujudmu berubah maka namamu sekarang Kebokicak” Arum Sari berkata sambil menunjuk Jaka Samar.
Setelah keadian itu Arum Sari berpamitan kepada Eyang Sandi dan menitipkan lagi putranya. Arum Sari meninggalkan padepokan dengan perasaan sedih dan resah, ternyata firasat itu terjadi anak pertamanya menjadi manusia setengah binatang.

Kebo Kicak, Suwandi dan Jaran Kecek bersaing dalam mendalami ilmu kanuragan mereka menguasai ilmu kesaktian yang dahsyat diantaranya ilmu panglimunan, Braja Musti, dan pancasunya. Kebo kicak paling menguasai Ilmu Pancasunya dibandingkan dua saudaranya. Dari kemampuan yang telah dimilki ketiga pemuda itu, Eyang Sandi memberikan Banteng Tracak Kencana kepada Jaka Suwandi atau Surantanu karena ia memilki budi yang paling baik diantra dua saudaranya.

Suatu ketika kebo kicak memiliki keinginan untuk menikah, Wanita yang dicintai Kebokicak bernama Pandan Sari, namun untuk mendapatkan hati orang yang dicintainya ia harus memberikan tumbal “Banteng tracak kencono” yang dimilki oleh Surantanu nama lain dari Jaka Suwandi untuk mendapatkan apa yang diinginkan itu kebokicak harus berhadapan dengan saudaranya sendiri yang tidak menyetujui tindakannya yakni menikah dengan menggunakan tumbal “Banteng tracak kencono”.
“ Surantanu berikan banteng tracak kencono kepdaku!” pinta kebokicak
“ Tidak, aku tidak akan memberikan banteng tracak kencono kepadamu!” tolak Surantanu
“ Jika kamu tidak menyerahkan maka aku harus membunuhmu terlebih dahulu”. Ancam Kebokicak dengan marah
“ Ambillah kalau kamu bisa Kebokicak!” ledek Surantanu sambil berlari
Surantanu berhasil membawa “banteng tracak kencono” yang direbut oleh kebo kicak , di perjalanan ia dihadang oleh kebokicak dan terjadilah pertempuran sengit diantara mereka, Surantanu kewalahan menghadapi Kebokicak, ia melarikan diri kesebuah rawa-rawa tebu,yang berada di barat desa Somonyono kebo Kicak terus mengejarnya. Mereka sama-sama menggunakan ilmu panglimunan supaya tak dapat dilihat dengan mata biasa, Tebu-tebu yang lewati kebokicak dan Surantanu menjadi Hitam, kejadian ini menjadi cikal bakal pondok pesantren tebuireng,
Pengejaran terus berlanjut, Surantanu melarikan diri kebarat dan minum di sebuah sumber air yang airnya biru. Kejadian ini menjadikan tempat tersebut di beri nama balung biru.kemudian ia meneruskan perjalanan dan bersembunyi dalam pohon nangka dekat sumber air, tempat Surantanu bersembunyi itu kemudian dijadikan nama desa sumber nongko. Kebo kicak mengetahui keberadaan Surantanu, ia mendatangi tempat itu dan terjadi pertarungan lagi, Surantanu lari lagi ke utara di sebuah tempat yang penuh dengan talas dan bersembunyi disana, Kebo Kicak mencium bau “Banteng Tracak Kencono” disekitar talas-talas, kebokicak menggunakan ilmu tarawangan untuk mengetahui apa yang ada di dalam rerimbunan talas, ternyata ia melihat Surantanu yang sedang bersembunyi. Kebo kicak segera menyusulnya masuk kererimbunan talas tiba-tiba batang talas yang tadinya hijau berubah menjadi hitam seperti tanduk banteng, kejadian ini menjadi cikal bakal nama Desa Bantengan.

Dalam pertarungan ini Surantanu berhasil membelah tubuh Kebo kicak dan menganggap kebo kicak tidak mengejarnya lagi. Tapi kesaktian kebokicak dapat memulihkan dirinya dengan menggunakan ilmu pancasunya dan menjelma menjadi seekor harimau putih.

Harimau putih kadang menjelma menjadi manusia yang bernama Sargula, Sargula mencari keberadaan Surantanu dengan berjalan keselatan menuju desanya sendiri karang jambu. Di desa itu ia mencium bau Banteng Tracak Kencono sehingga ia mengetahui bahwa Surantanu berada di desa itu juga, akhirnya ia kembali kewujud asal yaitu kebokicak, mereka bertemu dan terjadi pertempuran yang benar-benar sengit mereka saling mengunakan ilmu tingkat tinggi hingga dari pertempuran itu keluar cahaya hijau dan merah membelah langit gelap mengejutkan apa saja yang hidup pada waktu itu. Cahaya hijau dan merah itu menjadi cikal bakal nama Jombang.mereka terus bertarung hingga akhinya banteng tracak kencana terkena panah pusaka Kebokicak dan mati, mereka terus bertarung meskipun apa yang diperebutkan sudah tak ada hingga mereka sama-sama terkena pukulan dan tendangan mematikan yang mengakibatkan keduanya menghembuskan nafas terakhir yang meyebabkan mereka lumpuh dan menyebabkan kematian mereka.

Disadur secara bebas dari cerita rakyat Kebokicak Karang Kejambon yang dituturkan oleh Bapak Jamadi, 80 tahun, seorang petuah masyarakat desa Sumbernongko kecamatan Tunggorono kabupaten Jombang.

Monday, February 18, 2013

Pembukaan Undang - Undang Dasar 1945
4/ 5
Oleh
Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 - Sholikhudin Arif | Karena saya mendapatkan tugas untuk menghafalkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, maka dari itu saya ingin mempostingkan Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Berikut teksnya.




UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945 PEMBUKAAN
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai d…
Pembukaan Undang - Undang Dasar 1945

Pembukaan Undang - Undang Dasar 1945


Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 - Sholikhudin Arif | Karena saya mendapatkan tugas untuk menghafalkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, maka dari itu saya ingin mempostingkan Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Berikut teksnya.




Undang-Undang Dasar 1945

UNDANG-UNDANG DASAR
NEGARA REPUBLIK INDONESIA
TAHUN 1945
PEMBUKAAN

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan perikeadilan.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan inikemerdekaannya.
Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

sumber: adhityanugrahanovianta.blogspot.com